KEMSAR 2025: Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan

MADIUN – Gerakan Pramuka Gugus Depan pangkalan sekolah menyelenggarakan kegiatan Kemah Bersama (KEMSAR) 2025 yang berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Selasa, 16 Desember hingga Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Pramuka kategori Penggalang Ramu dan Penggalang Rakit dengan tujuan untuk membina kemandirian serta kedisiplinan siswa.

Hari Pertama: Fondasi Kedisiplinan – Kegiatan dimulai pada Selasa pagi dengan prosesi check-in dan pendirian tenda secara gotong royong oleh para peserta. Setelah upacara pembukaan, peserta Penggalang Ramu menerima materi sejarah kepramukaan dan praktik tali temali. Sementara itu, peserta Penggalang Rakit difokuskan pada materi Teknologi Tepat Guna dan pertolongan pertama (P3K). Hari pertama ditutup dengan kegiatan renungan malam yang khidmat untuk membangun spiritualitas siswa.

Hari Kedua: Asah Keterampilan dan Ketangkasan – Rabu, 17 Desember 2025, menjadi hari yang paling padat dengan aktivitas fisik dan edukasi. Beberapa agenda unggulan meliputi: Outbound dan Penjelajahan: Melatih ketangkasan fisik dan kerja sama tim di alam, Edukasi Satwa: Khusus bagi Penggalang Ramu, diberikan materi snake education untuk memberikan pemahaman mengenai penanganan reptil secara aman, Teknik Kepramukaan: Penggalang Rakit melaksanakan praktik PBB Kreasi dan pionering menggunakan tongkatPuncak acara dilaksanakan pada Rabu malam, yaitu upacara Api Unggun yang disertai dengan Pentas Seni (Pensi). Dalam suasana hangat api unggun, para siswa menampilkan bakat seni mereka, yang bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan keakraban antaranggota regu.

Hari Ketiga: Penutupan dan Sayonara –Kegiatan KEMSAR 2025 ditutup dengan upacara penutupan yang sarat makna. Setelah melalui berbagai tantangan dan kebersamaan, para peserta resmi dilantik sebagai Penggalang Ramu dan Terap. Janji yang terucap bukan hanya untuk hari ini, melainkan komitmen untuk terus tumbuh, berproses, dan memberi teladan. Dari perkemahan ini, lahir semangat baru untuk berkarya dan mengabdi. Pembina Pramuka dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas ketangguhan para siswa selama berkemah. Setelah upacara selesai, para peserta resmi dilepas untuk kembali ke rumah masing-masing dengan membawa pengalaman dan karakter baru yang lebih kuat.

By LENSAKU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *